Sex vs Masak
Setelah gw pikir-pikir ternyata sekarang dunia sudah terbalik misalkan masalah antara Sex vs Masak
sekarang klo misalkan kita adakan survey terhadap remaja-remaja wanita dan anda tanyakan apa arti Sex mungkin mereka akan dengan lancar menjawabnya tanpa keraguan akan tetapi apabila kita tanyakan apakan mereka bisa memasak Sayur Asem mungkin hanya sebagian dari mereka yang menjawab dengan tanpa keraguan bahwa mereka bisa memasak Sayur Asem.
bahkan tidak sedikit sekarang para remaja akan lebih malu apabila di tanya mereka belum pernah berpacaran atau belum pernah melakukan Kissing (ciuman) dari pada mereka di bilang tidak bisa masak, dan bahkan sebagian dari mereka berpendapat
“klo ciuman mah udah biasa!!! “.
mungkin bukan salah mereka saja terjerumas dengan keindahan Sex, klo kita lihat saat ini di kota-kota besar sangat sulit kita menemukan tempat-tempat untuk pendidikian agama (mengaji) jadi pendidikan agama yang didapat hanya dari sekolah dan itu pun hanya 2 jam dalam seminggu . . . bandingkan dengan ajaran-ajaran yang berbau sex yang mereka dapat baik dari media televisi, internet, dll
ini suatu dilema satu sisi kita membutuhkan media-media ini untuk bersaing dan disisi lain media-media ini pun membutuhkan rating untuk pemasarannya dan menggunakan Sex untuk menambah daya tariknya.
mungkin karena ini iman remaja-remaja di indonesia semakin menurun dan kadang mereka tidak takut dengan kata DOSA.
hhmmm . . .
Rasulullah Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda, “Jangan sekali-kali
seorang pria berdua dengan seorang wanita kecuali jika wanita itu bersama
mahramnya dan janganlah seorang wanita bepergian jauh, kecuali bersama
mahramnya.” (HR.Bukhari, Muslim dan Ahmad)
“*Sungguh bila kepala salah seorang ditusuk dengan besi panas lebih baik
daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya”**(*HR.Thabrani, dalam
Mu’jamul Kabir)
jujur aja gw juga belum bisa tapi sedang berusaha
- diary, all around the world | Time: 7:22 am (UTC+8)
