June 27, 2006

Sampai Kapan Ini Akan Berulang

I just Want To believe You But . . . . . . .

June 8, 2006

Enkripsi Pada Citra

Sesuai dengan judulnya Ekripsi Pada Citra, awalnya aplikasi ini merupakan gabungan antara pengolahan citra dengan kriptografi, pada aplikasi ini aplikasi di buat dengan menggunakan Java, metode kriptografi yang di gunakan merupakan metode yang sederhana yaitu Cipher Hill

metode ini menggunakan kunci yang berupa matrix, 2x2, 3x3, disini saya menggunakan matrix 2x2, akan tetapi ada beberapa syarat untuk menjadi kunci pada metode Cipher Hill, yaitu matrix harus memiliki determinan = 0 dan harus memiliki invers atau biasa di sebut matrix invertibel.
apabila matrix tidak memiliki invers maka hasil enkripsi tidak dapat di dekripsi lagi.
Enkripsi :


1st

aplikasi akan menanyakan kunci yang akan digunakan, dan di dalamnya pun telah di sediakan fungsi untuk memvalidasi kunci, apakah kunci yang di masukan itu merupakan matrix invertibel.

2nd

setelah berhasil di lakukan enkripsi.
cara enkripsi yang digunakan pada aplikasi ini dengan cara mengambil nilai intensitas warna RGB pada setiap Pixel kemudian di kalikan dengan kunci modulus 255, sehingga akan menghasilkan nilai dengan nilai antara 0 s/d 255, Akan tetapi karena kunci yang digunkan 2 x 2 maka tidak 1 pixel / RGB langsung dikalikan dengan kunci akan tetapi hanya di ambil dua lina saja misal kunci x RG dan blue akan digabungkan dengan Red pada pixel berikutnya.

Akan tetapi metode Chiper Hill memiliki kekurangan apabila digunakan pada ekripsi citra… yaitu pixel yang berwarna hitam akan tetap berwarnah hitam, karena hitam pada citra memiliki nilai RGB (red = 0, green = 0, blue =0) dan apapun yang dikalikan dengan 0 akan menghasikan 0, sehingga warna hitam tidak akan pernah berubah. dan juga metode Cipher Hill akan menghasilkan nilai yang sama apabila memilki masukan yang sama, sehingga pada citra dapat terlihat path/ jalur yang memilki warna yang sama, sehingga bentuk citra masih akan terlihat.
untuk mendapatkan hasil enkripsi citra yang lebih baik dapat menggunakan metode-metode enkripsi yang lainnya.


( 9 x 0 + 2 x 0) ( 4 x 0 + 1x 0 ) = ( 0 ) mod 255 = 0

Deksipsi :


3th

pada saat melakukan deskripsi diperlukan kunci yang sama pada saat melakukan enkripsi, proses deksripsi sama dengan proses pada saat enkripsi hanya saja bedanya kunci yang digunakan merupakan inversi dari kunci sebelumnya.

4th